Bg

Berita - IAIN Surakarta

The Spiritual Journey and The Unitive Experience: A Semantic Analysis on the Concept of Wushul in Six Kitab of Thariqah Qadiriyyah wa Naqsyabandiyyah

15 Desember 2018
Share to:

Artikel berjudul “THE SPIRITUAL JOURNEY AND THE UNITIVE EXPERIENCE: A SEMANTIC ANALYSIS ON THE CONCEPT OF WUSŪL IN SIX KITĀB OF TARĪQAH QĀDIRIYYAH WA NAQSHABANDIYYAH berikut adalah karya Dr. Aris Widodo, MA (Dosen Fakultas Syariah IAIN Surakarta). Artikel ini diterbitkan dalam Jurnal Ulumuna, Vol. 20, No. 2, 2016.

Jurnal Ulumuna, Vol. 20, No. 2, 2016.

Artikel ini mengkaji laku-laku spiritual untuk mencapai kedekatan diri dengan Sang Khalik, sebagaimana terdapat dalam enam kitab Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiah (TQN). Ke enam kitab dimaksud adalah (1) Fath al-Ārifīn, (2) Miftāh al-Shudūr, (3) ‘Umdah al-Sālik fī Khayr al-Masālik, (4) alFutūhāt al-Rabbāniyyah, (5) Risalah Tuntunan Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah, dan (6) Thamrah al-Fikriyyah.

Berdasarkan ke enam kitab TQN tersebut, artikel ini menemukan ada tiga langkah untuk mencapai kedekatan dengan Allah, yakni dhikr khafī, murāqabah, dan tawajjuh/rabithah. Ketiganya terangkum secara implisit dalam konsep wushul.

Artikel yang juga merupakan bagian dari karya Disertasi penulisnya ini juga menemukan bahwa konsep wushul dalam TQN tersebut dapat dikategorikan ke dalam wahdah asy-syuhud bukan wahdah al-wujud.

Lebih lanjut, artikel dapat disimak melaluli link:

https://ulumuna.or.id/index.php/ujis/article/view/145/131

Selamat membaca.

Related Post