Bg

Berita - IAIN Surakarta

DEMA Fakultas Syariah Sukses Selenggarakan Seminar bertajuk Peran Mahasiswa Fakultas Syariah dalam Pergerakan Hukum di Indonesia

5 November 2019
Share to:

FASYA-Sabtu, (02/11/2019) Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Syariah IAIN Surakarta mengadakan Seminar dengan tema Hukum dan Konstitusi: “Peran Mahasiswa Fasya dalam Pergerakan Hukum di Indonesia. Dengan dipandu oleh Aziz Candra Kurniawan, anggota DEMA mahasiswa jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah.

Acara ini bertempat di Ruang Rapat Lantai 1 Fakultas Syariah, dengan dihadiri 130 peserta dari mahasiswa Fakultas Syariah. Dalam acara ini mengundang dua pemateri sekaligus yaitu: Badruz Zaman S.H., M.H (Ketua Peradi Solo) dan Lisma S.H., M.H (Pakar Hukum Tata Negara).

Tampak Dekan dan Wakil Dekan III serta para peserta yang hadir

Sebagai pemateri pertama Badrus Zaman S.H., menyampaikan tentang Hukum dan Konstitusional serta Peran Mahasiswa Fakultas Syariah dalam menghadapi pergerakan hukum di Indonesia.

“Sebagai mahasiswa dalam mengkritisi hukum, harus mengetahui pokok dari hukum tersebut dan masalahnya seperti apa. Jadi bukan hanya mengikuti tetapi juga harus memahami tentang apa yang sedang berlangsung. Sebagai mahasiswa mengawal secara langsung pergerakan konstitusi negara baik secara litigasi maupun non litigasi” ujar Badruz.

Lisma S.H., M.H (tengah) dan Badruz Zaman S.H., M.H (kanan)

Sementara pemateri kedua, Lisma S.H., M.H., menegaskan bahwa peran mahasiswa dalam hal konstitusi harus memahami tentang eksistensi hukum Islam dalam pranata hukum di Indonesia.

Lisma juga menitik beratkan tugas mahasiswa yaitu melakukan perubahan di masyarakat yang lebih baik, menyiapkan diri dicadangan masa depan, pengontrol masyarakat yang sedang berkembang di masyarakat dan menunjukan mana yang benar dan mana yang salah.

“Membangun moral generasi yang lebih baik sehingga mampu menyongsong negara yang lebih tertata dan maju” itu tugas mahasiswa ujar Lisma.

Seminar ini juga bertujuan agar mahasiswa dapat berfikir kritis dan tidak termakan berita hoax serta faham mengenai UU maupun RUU yang berlaku. (Novia-DEMA FASYA)

Related Post