Bg

Berita - IAIN Surakarta

Studium General Awali Sharia Competition SLC 2019

4 Desember 2019
Share to:

FASYA- Jum’at , (29/11/2019) Lembaga Semi Otonom (LSO) Sharia Law Community (SLC) kembali menggelar event tahunannya bertajuk “Sharia Competition 2019: Lomba Debat Hukum”. Tahun ini merupakan kali ke-2 setelah Lomba Cerdas Hukum yang diselenggarakan tahun 2018 lalu.

Acara ini mengambil tema “Kecakapan Mahasiswa Fakultas Syariah Dalam Menanggapi Isu-Isu Hukum Terkini”. Sebagai pembukaan dari rangkaian acara kompetisi ini, SLC mengadakan Studium General, yang mengajari para peserta mengenai tatacara dalam perdebatan hukum dengan baik.

Antusiasme para peserta mengikuti Studium General

Selain peserta lomba debat hukum yang berasal dari setiap kelas di semester V, hadir pula mahasiswa umum lainnya dari Fakultas Syariah yang sebelumnya telah mendaftar.

Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Fakultas Syariah Lantai 1 ini dihadiri juga oleh Dr. Ismail Yahya, S.Ag., M.A. ( Dekan Fakultas Syariah ), Dr. Aris Widodo, S.Ag., M.A. (Wadek III ), dan Dr. M. Usman, S.Ag., M.Ag. (Wakil Rektor II juga sebagai pemateri).

Dalam sambutanya Ismail memaparkan, “harapannya SLC bisa menyongsong Fakultas Syariah agar bisa bersaing di kancah regional, nasional dan internasional. Saya sangat bangga dengan kegigihan para anggota SLC yang sangat baik dalam membesarkan LSO ini sehingga bisa eksis seperti sekarang ini,” ujarnya.

Ismail Yahya juga mengapresiasi yang luar biasa untuk Mars SLC yang juga merupakan suatu kehormatan bagi para anggota SLC.

Dr. M. Usman, S.Ag., M.Ag. menyampaikan materi

Selanjutnya pada acara inti studium general, Usman selaku pemateri menyampaikan teknik-teknik dan arahan debat hukum. Beberapa hal yang disampaikan antaranya terkait cara memahami mosi, membangun argumen, sikap dan etika berdebat serta alur perdebatan.

“Dengan adanya stadium general ini diharapkan para peserta juga para mahasiswa mampu bersaing dengan baik dalam kompetisi debat hukum nantinya, mampu mengkritisi dan juga mengemukakan argumennya dalam persoalan sosial,” ucap Usman.

“Semoga event ini dapat menjadi wadah untuk membentuk karakter mahasiswa di bidang hukum sehinga dapat ditularkan ke teman-teman yang lain. Dan semoga di tahun yang akan datang SLC bisa menyelenggarakan event yang lebih besar tidak hanya lingkup fakultas saja melainkan juga instititut maupun nasional,” ujar Ghofir. (Nur’Aysah/Ed.AF)