Bakri, Alumni Fakultas Syariah yang Viral karena Anti Gratifikasi

Bakri, Alumni Fakultas Syariah yang Viral karena Anti Gratifikasi
Bagikan

FASYA – Abdurrahman Muhammad Bakri, alumni Fakultas Syariah (Fasya) IAIN Surakarta ramai diberitakan oleh banyak media online di Indonesia. Bakri sapaan akrabnya, adalah alumni Fasya Jurusan Hukum Keluarga Islam (HKI). Ia menjadi viral karena sosoknya yang jujur dan berintegritas.

Bakri, Alumni Fakultas Syariah yang Viral karena Anti Gratifikasi

Aparatur Sipil Negara (ASN) pada KUA Trucuk, Klaten Jateng ini dinobatkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai penghulu yang paling banyak melaporkan gratifikasi dari warga ke KPK.

indakan anti gratifikasi tersebut dianggap oleh lembaga terkait telah memberikan keteladanan positif bagi agenda pemberantasan korupsi di Indonesia. Bahkan Bakri menerima penghargaan dari Menteri Agama di Jakarta sebagai ASN berintegritas.

Berita berita itu di KOMPAS.com misalnya, Jumat, 23 Maret 2018 memberitakan Bakri dengan judul “Cerita Bakri, Penghulu yang Rajin Laporkan Gratifikasi dari Warga ke KPK”. Media ini juga memberitakannya lagi saat Bakri menerima penghargaan dari Menteri Agama Lukman Hakim pada Selasa, 3 April 2018 dengan judul “Bakri, Penghulu yang Rajin Laporkan Gratifikasi dari Warga ke KPK, Terima Penghargaan dari Menteri Agama”.

Selain media-media di atas, pria yang tinggal di perumahan Kalikotes Baru No 137, Klaten, Jawa Tengah ini juga dimuat oleh media online lain seperti news.okezone.com, tribunnews.com, news.com, jurnas.com, bbc.com dan bimasislam.kemenag.go.id.

Isi beritanya beragam. Mulai dari tempat ia mengenyam pendidikan, karier sebagai penghulu, proses ia melaporkan gratifikasi ke KPK hingga penghargaan yang diperoleh dari KPK maupun dari Menteri Agama.

Sementara itu, menurut penuturan Dekan Fasya Dr. M. Usman, S.Ag., M.Ag., saat mahasiswa Bakri lebih dikenal dengan nama Abdurrahman M.B., seperti yang tertulis di daftar absen. Mengenai sosoknya, Bakri dikenal sebagai mahasiswa yang kalem dan pintar.

“Cenderung kalem dan tidak neko-neko tapi bagus kemampuan akademiknya. Dia juga bersahaja”, tutur Usman yang merupakan dosen Bakri saat menempuh pendidikan S1.

Memang selama ini, Fasya IAIN Surakarta, tempat menimba ilmu Bakri semasa kuliah, selalu mengajarkan nilai-nilai keteladanan dan kejujuran. Bakri adalah contoh nyata alumni yang berpegang teguh pada prinsip tersebut hingga mendapatkan apresiasi. Dari Fasya, Bakri kini telah menjadi inspirasi bagi banyak orang di Indonesia. (Win)


Bagikan

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *