Bangun Kebersamaan, Kreatifitas, dan Prestasi, HMJ HPI-MAZAWA Gelar Panggung Deklarasi

Bangun Kebersamaan, Kreatifitas, dan Prestasi, HMJ HPI-MAZAWA Gelar Panggung Deklarasi
Bagikan

FASYA  РRabu 21 Februari 2018 di halaman gedung Fakultas Syariah diselenggarakan panggung deklarasi oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Hukum Pidana Islam dan MAZAWA dengan tema nyawijining sapu sodo. Kegiatan ini ditujukan kepada semua mahasiswa, khususnya mahasiswa HPI dan MAZAWA dengan tujuan untuk membangun kebersamaan, kreatifitas dan prestasi.

Pada ajang ini, setiap kelas HPI dan MAZAWA wajib menampilkan karya seni di atas panggung. Acara ini dimeriahkan oleh UKM Teater Sirat dan UKM GAS 21. Teater Sirat menampilkan musikalisasi puisi dan GAS 21 menampilkaan musik band regge.

Acara pertama adalah sambutan dari ketua panitia yang menjelaskan maksud dan tujuan diselenggarakannya kegiatan panggung deklarasi dengan tema nyawijining sapu sodo. Maksud tema ini lidi tak mungkin bisa digunakan ketika hanya satu. Kalaupun bisa sangatlah sulit. Karena itu sodo/lidi tersebut harus bersatu agar berguna.

Sodo/lidi itu adalah mahasiswa. Ketika bersatu mereka tak bisa dikalahkan. Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa IAIN Surakarta khususnya HPI dan MAZAWA dapat bersatu sehingga lebih bermanfaat, kreatif dan berprestasi. Mereka juga diharpkan agar tidak semata mengejar indeks prestasi, tapi juga memiliki kepedulian dan solidaritas.

Sambutan kedua disampaikan oleh wakil dekan III Fakultas Syariah. Beliau mengapresiasi kegiatan panggung deklarasi ini. Menurut beliau kegiatan apapun yang bersifat positif dan bermanfaat bagi mahasiswa, akan selalu didukung. Kegiatan ini positif untuk saling membangun kebersamaan, kreatifitas, dan prestasi mahasiswa. Lebih jauh beliau berpesan agar kegiatan panggung deklarasi ini dimanfaatkan sebaik mungkin.

Pada acara inti masing-masing kelas HPI dan MAZAWA menampilkan pertunjukan seni. Namun sebelum itu, tamu dari FITK saudara Fawaid menampilkan puisi karya Gus Mus yang mengkritisi para pejabat di negara ini. Setelah itu tamu dari FUD saudara Hendrik juga membacakan puisi gubahannya. Lewat puisinya ia mengkritisi mahasiswa masa kini.

Hpi

Selanjutnya mahasiswa HPI tampil membawakan musikalisasi puisi, diikuti puisi dari mahasiswa MAZAWA. Selain itu turut pula tampil UKM Teater Sirat, lalu ditutup dengan penampilan dari UKM GAS 21 yang membawakan lagu reggae. (Nafis-HPI)


Bagikan

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *