Cerdas Bagikan Berita Di Era Digital

Cerdas Bagikan Berita Di Era Digital
Bagikan

FASYA-Jum’at, 13/09/2019 Lembaga Semi Otonom (LSO) Sharia Law Community (SLC) Fakultas Syariah IAIN Surakarta menyelenggarakan diskusi terkait pemahaman tentang penyampaian informasi di gedung Laboraturium Lt. 4 IAIN Surakarta.

Kegiatan ini diadakan oleh Departemen Publikasi, dan dihadiri segenap anggota beserta pengurus dan turut hadir pula para demisioner SLC.

Hadir sebagai pemateri Fahmi Racmanda Putra, S.H., alumni dan juga merupakan wisudawan terbaik Fakultas Syariah IAIN Surakarta pada tahun 2018, sedangkan bertindak sebagai moderator Ichwan Maulidin, mahasiswa jurusan Hukum Ekonomi Syariah semester tujuh.

Cerdas Bagikan Berita Di Era Digital

Fahmi Racmanda Putra, S.H., Ichwan Maulidin, serta pengurus SLC

Dengan mengusung tema “Menyimak Berita Hukum Di Era Digital”, Fahmi mengawali paparanya mengenai apa itu medsos dan bagaimana fungsi dari medsos tersebut. Dengan memberikan beberapa contoh kasus yang marak belakangan ini .

“Memang tidak bisa dipungkiri lagi kehadiran media sosial sangat ramai digunakan di dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu, sebagai pengguna yang cerdas kita harus tetap waspada agar tidak menyalahgunakan medsos sehingga tidak sesuai dengan fungsinya”, ucap Fahmi.

Lebih lanjut, “Medsos sendiri memiliki jangkauan dan kegunaan relatif luas, tidak hanya untuk berkomunikasi maupun mengakses informasi saja melainkan, medsos juga seakan menjadi sasaran empuk bagi oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menebar ujaran kebencian, berita bohong maupun teror”.

Fahmi menambahkan sebagai publisher yang baik haruslah bijak dan selektif dalam menyampaikan informasi. Oleh karenanya dalam mengolah informasi, haruslah disertai dengan sumber yang jelas dengan memperhatikan keaktualan dari peristiwa yang terjadi serta tidak membuat unsur atau kalimat provokatif yang merugikan orang lain.

Cerdas Bagikan Berita Di Era Digital Cerdas Bagikan Berita Di Era Digital

Pemberian kenang-kenangan serta foto bersama pemateri

Seusai penyampaian materi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari peserta. Tidak hanya itu saja, salah satu peserta juga diberi kesempatan untuk mengulang kembali materi yang telah disampaikan, dan diberi hadiah dari pemateri.

Sebagai closing statemen “Saring sebelum sharing atau lebih baik diam, dalam artian cukup berhenti di kamu jangan cari korban lain, ciptakan ketertarikan, karena tidak ada yang menarik kalau kamu tidak tertarik, terutama membaca,” pungkas Ichwan. (Nur’Aysah)


Bagikan

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *