Dosen Fakultas Syariah Jadi Moderator Seminar “Pentingnya Merawat Alam dan Penanggulangan Bencana”

Dosen Fakultas Syariah Jadi Moderator Seminar “Pentingnya Merawat Alam dan Penanggulangan Bencana”
Bagikan

FASYA- Jumat (24/01/2020), dosen Fakultas Syariah menjadi moderator dalam acara Seminar SPECTA dengan tema “Pentingnya Merawat Alam dan Penanggulangan Bencana”. Beliau adalah Abdullah Tri Wahyudi, S.Ag., S.H., M.H yang juga menjabat sebagai Kalab Fakultas Syariah saat ini.

Bertempat di Lt. 4 Gedung Fakultas Adab dan Bahasa IAIN Surakarta, mahasiswa Pecinta Alam SPECTA menghadirkan pembicara Susilo Margono, S.Hut., M.Ling. (Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Propinsi Jawa Tengah), Nurkhamid, S.Kom., M.Kom., (Badan Penanggulangan Bencana Daerah Propinsi Jawa Tengah).

Dosen Fakultas Syariah Jadi Moderator Seminar “Pentingnya Merawat Alam dan Penanggulangan Bencana”

Menurut Aan Rohmad Safrudin selaku Ketua Panitia menuturkan tujuan kegiatan ini bahwa, “ karena serignya terjadi bencana alam di Nusantara maupun di sekitar kita untuk menghadapi keseimbangan antara kelestarian alam dan kesiapsiagaan bencana maka perlu diadakan seminar ini,“ paparnya.

“Antusiasme peserta dalam acara ini sangat luar biasa pendaftaran Pre Sale 1 pendaftaran sudah membludak sampai-sampai panitia menutup pendaftaran karena kuota sudah terpenuhi, “lanjut papar ketua Panitia.

Sementara itu Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Syamsul Bakri, M.Ag. menyampaikan dalam sambutannya bahwa, “kami sangat bangga dengan SPECTA yang menyelenggarakan acara yang antimainstream yang biasanya acara seminar dengan tema Islamic Studies, dan kali ini SPECTA menyelenggarakan seminar dengan tema Lingkungan dan Penanggulangan Bencana,” terangnya.

Dosen Fakultas Syariah Jadi Moderator Seminar “Pentingnya Merawat Alam dan Penanggulangan Bencana”

Susilo Margono, S.Hut., M.Ling. selaku pembicara I mengharapkan acara ini menghasilkan output yang bermanfaat, peserta mempunyai komitmen dan integritas terhadap pelestarian lingkungan dalam mewujudkan Jawa Tengah dalam pelestarian lingkungan dan tangguh bencana.

Sementara itu Nurkhamid, S.Kom., M.Kom selaku Pembicara 2 menyampaikan bahwa, “Jawa Tengah itu supermarket bencana, semua potensi bencana ada mulai dari banjir, rob, tsunami, tanah longsor, gunung api, maka perlu kerjasama semua pihak termasuk perguruan tinggi untuk mewujudkan tangguh bencana dan pengurangan resiko bencana,” pungkasnya.

Di akhir acara seminar ini dilakukan pengumuman dan penyerahan hadiah Lomba Film Pendek bertema Lingkungan hidup. (penulis: atw/ editor: dw)


Bagikan

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *