HMJ Manajemen Zakat dan Wakaf Adakan Talkshow Zakat Kontemporer

Dukung Akreditasi Mazawa, SLC Sajikan Praktik Sidang Semu
Bagikan

FASYA- Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen Zakat dan Wakaf (Mazawa) Fakultas Syariah IAIN Surakarta menggelar Talkshow Edukatif. Talkshow bertema “Mengaktualisasikan Fikih Zakat Kontemporer dalam Praktek Zakat Produktif” itu dilaksanakan Kamis 29/08/2019 di ruang rapat Fakultas Syariah Lt. 1 IAIN Surakarta.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka membekali pengetahuan tentang zakat, infak, sedekah dan wakaf kepada mahasiswa Mazawa agar memiliki pandangan yang luas mengenai zakat produktif.

“Dengan mengikuti acara ini, harapannya mahasiswa Mazawa dapat memahami pengelolaan zakat produktif. Ini penting karena proses peyaluran zakat masih didominasi oleh zakat konsumtif, sehingga kemanfaatan zakat kurang bisa bertahan lama,” ungkap Dr. M. Usman, S.Ag., M.Ag selaku Dekan Fakultas Syariah dalam sambutannya.

Talkshow ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Sulhani Hermawan, M.Ag Dosen Fakultas Syariah IAIN Surakarta dan Drs. H. Abdul Mu’id, M.M Wakil Ketua Bidang Perencanaan Keuangan dan Pelaporan BAZNAS Karanganyar. Dimoderatori oleh Asrof Multazam Ketua HMJ Mazawa, acara ini dihadiri sekitar 102 orang peserta.

HMJ Manajemen Zakat dan Wakaf Adakan Talkshow Zakat Kontemporer
Sulhani Hermawan paparkan materi

Dengan demikian, untuk mengaktualisasikan zakat diharapkan amil tidak hanya menguasai landasan teorinya saja, namun praktik lapangan seperti kemampuan berkomunikasi dengan mustahik merupakan hal yang tak kalah penting.

Sejalan dengan itu, pada tahun ini sebagaimana dikemukakan Abdul Mu’id, BAZNAS Karanganyar akan merekrut amil dengan salah satu syaratnya yaitu mampu berkomunikasi. Ini membuktikan bahwa komunikasi merupakan hal yang penting dalam menyokong optimalisasi zakat.

HMJ Manajemen Zakat dan Wakaf Adakan Talkshow Zakat Kontemporer
Peserta antusias ikuti kegiatan hingga selesai

Abdul Mu’id pada kesempatan itu juga menyampaikan tentang program-program pemanfaatan dana zakat khususnya pada Kabupaten Karanganyar yang disinergikan dengan program Pemkab Karanganyar.

“BAZNAS Kabupaten Karanganyar mempunyai lima program: program peduli, program kesehatan, program kecerdasan, program kesejahteraan dan program taqwa. Sedangkan untuk realisasinya ada khitan massal, pembangunan rumah layak, poliklinik gratis, ambulan gratis dan beasiswa mahasiswa,” ungkapnya.

Penjelasan kedua narasumber diikuti tanya jawab interaktif beberapa peserta. Acara ditutup dengan pemberian kenang-kenangan kepada pemateri. (Dikpres HMJ Mazawa)


Bagikan

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *