Kemenag Sukoharjo Bersama Fakultas Syariah Berikan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah Bagi Mahasiswa

Bagikan

FASYA- Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sukoharjo, melalui Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam sejak Senin hingga Kamis, 16-19 September 2019 melakukan kegiatan “Bimbingan Perkawinan Pra-Nikah Remaja Usia Nikah”.

Acara ini merupakan agenda kerja sama untuk kali kedua yang dilakukan oleh Kemenag Sukoharjo dengan Fakultas Syariah IAIN Surakarta. Bertempat di Lt. 1 dan 3 Gedung Pendidikan Fakultas Syariah IAIN Surakarta, kegiatan ini diikuti sekitar 176 peserta.

Mereka dibagi dalam tiga kelompok (angkatan). Kelompok pertama mengikuti kegiatan pada Senin-Selasa 16-17 September 2019 diikuti oleh 70 peserta. Kelompok kedua dilaksanakan pada Selasa-Rabu 17-18 September 2019 diikuti oleh 36 peserta. Sedangkan kelompok ketiga dilaksanakan pada Rabu-Kamis, 18-19 September 2019 dan diikuti oleh 70 peserta.

Menggunakan metode interaktif dan pembelajaran andragogik, masing-masing kelompok selama dua hari menerima materi bimbingan perkawinan yang menarik, dinamis dan variatif.

Pada hari pertama, materi yang disampaikan terkait membentuk keluarga sakinah, memenuhi kebutuhan keluarga, dan mengelola dinamika perkawinan dan keluarga.

Pada hari kedua, materi yang disajikan terkait kesehatan reproduksi, pembentukan generasi berkualitas, dan pengelolaan konflik dan ketahanan keluarga.

Masing-masing materi disampaikan secara apik oleh tim fasilitator Kemenag Sukoharjo, praktisi kesehatan dan tim Dosen Fakultas Syariah IAIN Surakarta. Dengan begitu, meski kegiatan dilaksanakan sejak pagi hingga sore hari itu dapat diikuti dengan baik oleh peserta.

Fasilitator Kemenag Sukoharjo (Syafi’i) arahkan peserta.

Di antara Dosen Fakultas Syariah yang bertindak sebagai pemateri adalah Muhammad Zumar Aminuddin, S.Ag., M.H., Sulhani Hermawan, S.Ag., M.Ag., Dr. Layyin Mahfiyana, S.H., M.H., Siti Kasiyati., S.Ag., M.Ag., Evi Ariyani, S.H., M.H., dan Drs. Ah. Kholis Hayatuddin., M.Ag.

Enam Dosen Fakultas Syariah bertindak sebagai fasilitator.

Imam Waladi, M.Ag selaku Kepala Seksi (Kasi) Bimas Islam Kemenag Kabupaten Sukoharjo pada hari pertama kegiatan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya pemerintah untuk mempersiapkan remaja usia nikah agar memiliki bekal yang memadai dalam membangun keluarga yang berkualitas dan sejahtera.

“Keluarga yang berkualitas dan sejahtera merupakan pra syarat terbentuknya negara yang berkualitas dan sejahtera. Untuk mewujudkan hal itu, perlu memberikan bimbingan perkawinan kepada remaja usia nikah. Dengan begitu kelak mereka diharapkan dapat membentuk keluarga yang berkualitas dan sejahtera. Ini penting terlebih di tengah tingginya angka perceraian di masyarakat,” terangnya.

Sementara Wakil Dekan III Sidik, S.Ag., M.Ag mengucapkan terima kasih atas kesempatan kerja sama yang diberikan oleh Kemenag Sukoharjo. Ia berharap kerja sama ini membawa dampak positif bagi kedua lembaga.

Lebih dari itu ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat kompetensi mahasiswa tentang perkawinan dan keluarga sehingga kelak dapat terbentuk agen-agen keluarga yang berkualitas dan sejahtera di masyarakat. (sh)


Bagikan

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *