Lomba Debat Hukum: Pro Kontra Zakat untuk Korban Covid-19

Lomba Debat Hukum: Pro Kontra Zakat untuk Korban Covid-19
Bagikan

FASYA-Kamis (03/09/2020), Dalam rangka Dies Natalis ke-28, mahasiswa Fakultas Syariah mengadakan perlombaan Debat Hukum.Perlombaan yang dikoordinatori oleh Lembaga Semi Otonom (LSO) Sharia Law Community (SLC) ini diikuti oleh 4 tim, 2 tim pro dan 2 tim kontra.

Lomba Debat Hukum: Pro Kontra Zakat untuk Korban Covid-19

Perlombaan tersebut diadakan di 2 ruang, ruang 1 di Aula Fakultas Syariah yang dipandu oleh Devararaka, dan ruang 2 di kelas F.222 yang dipandu oleh Fuaida.

Lomba Debat Hukum: Pro Kontra Zakat untuk Korban Covid-19

Dalam perlombaan ini terdapat 2 babak, babak pertama yaitu babak penyisihan dan yang ke-dua babak final. Lomba debat hukum ini menghadirkan 6 Praktisi hukum sebagai juri lomba.

Mereka yaitu, Suciyani, M.Sos, Lutfi Rahmatullah, S.TH.,M.Hum., Evi Ariyani, SH.,M,H. Mansur Efendi,S.H.I.,.SI. Ahmad Muhammad Mustain Nasoha dan Siti Kasiyati,M.Ag., yang kesemuanya merupakan dosen Fakultas Syariah IAIN Surakarta.

Lomba Debat Hukum: Pro Kontra Zakat untuk Korban Covid-19

Dalam babak pertama tema yang digunakan yaitu Omnisbus  Law Cipta Lapangan Kerja dan RUU Penyelesaian Kepailitan Syariah. Di ruang aula Fakultas Syariah, dengan tema Omnibus Law Cipta Lapangan kerja, tim kontra berhasil menyisihkan tim pro. Sedangkan tema RUU Penyelesaian Kepailitan Syariah, tim pro mampu menyingkirkan tim kontra.

Lomba Debat Hukum: Pro Kontra Zakat untuk Korban Covid-19

 

Kedua pemenang kemudian beradu argumen di babak final dengan tema Pendistribusian Zakat Kepada Korban Covid-19. Dalam tema ini Tim Kontra mengatakan, “Kami tidak setuju, karena Zakat hanya diberikan untuk orang Muslim, menurut mazhab Syafi’i zakat tidak boleh diberikan kepada orang non muslim”.

Lomba Debat Hukum: Pro Kontra Zakat untuk Korban Covid-19

 

Sedangkan Tim Pro tidak mau kalah dari tim kontra, Tim Pro mengatakan, “Kami setuju bahwa zakat boleh didistribusikan untuk membantu korban covid-19, hal ini juga sudah diatur oleh dalam Fatwa MUI. MUI tentu membuat peraturan dengan banyak pertimbangan agar tidak menyimpang,” tegasnya.

Lomba Debat Hukum: Pro Kontra Zakat untuk Korban Covid-19

Setelah itu, kedua tim saling sahut-sahutan dalam berargumen dengan dalil-dalil yang mereka pegangi. Mereka saling mempertahankan argumennya hingga akhir pertandingan.

Lomba Debat Hukum: Pro Kontra Zakat untuk Korban Covid-19

Usai sesi debat selesai, para dewan juri memberikan komentarnya kepada para grandfinalis. Kritik, saran dan masukan diberikan oleh dewan juri, kemudian dewan juri berdiskusi untuk menyimpulkan hasil dalam perlombaan ini.

Diakhir acara, moderator membacakan hasil perlombaan debat hukum, dan disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin. (Nia/SLC/Ed.afz)


Bagikan

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *