LSO LIRIK Bedah Buku “Dan Tuhan pun Bertaubat”

LSO LIRIK Bedah Buku “Dan Tuhan pun Bertaubat”
Bagikan

FASYA– Kamis (21/11/2019), Lembaga Semi Otonom (LSO) Literasi, Riset dan Jurnalistik (LIRIK) Fakultas Syariah IAIN Surakarta menggelar kegiatan rutin mingguan yaitu Obrolan Buku.

Bertempat di serambi Fakultas Syariah, buku yang diobrolkan kali ini berjudul “Dan Tuhan pun Bertaubat” karya Kalis Taufiqurahman Al Azizy. Adapun sebagai pengisahnya adalah Desi Fitri mahasiswi Hukum Keluarga Islam (HKI).

LSO LIRIK Bedah Buku “Dan Tuhan pun Bertaubat”
Buku karya Taufiqurahman Al Azizy yang diobrolkan oleh LSO LIRIK

Pada bagian awal buku karya Taufiqurahman Al Azizy di sini lebih banyak bercerita mengenai manusia sejatinya tidak boleh berburuk sangka serta harus menutup aurat. Namun, pada kenyataanya manusia masih saja sering melakukan kesalahan sehingga dapat dipastikan manusia tersebut berdosa.

Sekarang tidak dapat dipungkiri masjid banyak dan terdapat dimana-mana. Sang penulis di sini menggambarkan masjid yang merupakan tempat ibadah umat muslim namun sekarang mulai ditinggalkan. Masjid kini mulai sepi, manusia pun pada saat ini jarang yang mengunjungi masjid.

Pada bagian selanjutnya penulis menuliskan bukunya tersebut bahwasanya manusia pun pernah berdosa, tak ada di dunia pun manusia yang pernah melakukan kesalahan. Terkadang ada juga manusia yang sangat suka mabuk-mabukan,. Pada akhirnya manusia pun harus melakukan taubat.

Salah satu isi buku yang sangat menarik perhatiaan yaitu mengenai Islam fundamental dan Islam liberalis. Sedikit pengertian dari Islam fundamentalis yakni Islam yang mendasar, Islam yang harus sama seperti masyarakat di Arab atau di bagian timur.

Sedangkan, Islam liberalis yaitu Islam yang babas dan terkadang ada juga pemikiran orang-orang barat. Tak hanya sampai di situ penulis juga berbicara di buku ini mengenai keragaman mazhab yang terdapat di dunia.

LSO LIRIK Bedah Buku “Dan Tuhan pun Bertaubat”
Antusiasme peserta mengikuti obrolan buku

Di akhir buku ini berisi tentang energi dosa yang pada dasarnya manusia akan kena ganguan kejiwaan/depresi dan terkena azab dari Allah swt. Pesan singkat dari penulis manusia intinya harus cinta karena allah, bukan hanya ingin mendapat iming-iming pahala, ingin masuk surga. Serta penulis ingin mengajak kita kembali kepada-Nya. (Desi Fitri)


Bagikan

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *