Mahasiswa Fakultas Syariah Wakili Jawa Tengah Dalam Festival Pemuda Nasional 2019

Mahasiswa Fakultas Syariah Wakili Jawa Tengah Dalam Festival Pemuda Nasional 2019
Bagikan

FASYA-(13-18/10/2019) Mahasiswa Jurusan Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Syariah IAIN Surakarta, Nur Intan Rahmania ikuti event Nasional Festival Pemuda 2019 di Bandungan Semarang. Intan menjadi salah satu delegasi Jawa Tengah dalam Festival pemuda tersebut.

Acara ini diikuti oleh setiap perwakilan pemuda Indonesia dari 34 propinsi yang setiap propinsi diwakili oleh 10 pemuda terpilih. Jawa tengah sendiri diwakili oleh 10 pemuda dari berbagai kampus di Jawa Tengah.

Diantaranya, Rysdea Revayana dan Rima Rahmawati Putri (Universitas Jendral Soedirman), Pawitrasari Mahestyas Ramadhani (Universitas Negeri Semarang), Nur Intan Rahmania (IAIN Surakarta), Nina Sofiatun (Universitas Sebelas Maret), Muhammad Andi Pratama (Universitas Muhammadiah Semarang), Suwarni (Institut Seni Indonesia Surakarta), Totok Priyo Husodo (Universitas Muhammadiyah Magelang), Nadhila Ramadhani (Universitas Diponegoro) dan Aji Santosa (IAIN Salatiga).

Selain perwakilan dari pemuda tiap propinsi, hadir juga 160 peserta Pramuka tingkat SMA se-Jawa Tengah dan 1000 siswa/mahasiswa se-Jawa Tengah.

Acara yang digagas oleh Yayasan Pondok Kasih, Harapan Pemuda dan Yayasan Terang Bagi Sejahtera Bangsa ini juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Bupati Semarang, Walikota Semarang dan Asisten Deputi Organisasi Kepemudaan dan Pengawas Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga, Abdul Rauf, M.SI.

Festival pemuda 2019 ini merupakan Festival pemuda kedua yang sebelumnya diadakan di Bogor. Serangkaian kegiatan dalam Festival pemuda kali ini diantaranya Seminar kebangsaan, lokakarya mahasiswa, malam Bhineka Tunggal Ika dan karnaval daya Nusantara.

Festival pemuda merupakan kegiatan dari pemuda oleh pemuda dan untuk pemuda yang diadakan guna merajut kebhinekaan pemuda untuk meningkatkan perdamaian, persatuan dan kesejahteraan.

Mahasiswa Fakultas Syariah Wakili Jawa Tengah Dalam Festival Pemuda Nasional 2019
Acara malam kebhinekaan

Selain itu juga untuk mendukung program pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menjadikan Indonesia yang berdaulat politik, mandiri dalam perekonomian serta berkepribadian budaya.

Seminar kebangsaan memiliki tujuan agar pemuda dapat mengetahui sejarah bangsa Indonesia kemudian peran serta pemuda dalam terciptanya kemerdekaan Indonesia. Sehingga diharapkan kedepannya pemuda dapat lebih mencintai bangsanya dan mampu menjadi pemimpin bangsa kedepan yang lebih baik.

Mahasiswa Fakultas Syariah Wakili Jawa Tengah Dalam Festival Pemuda Nasional 2019
Jawa Tengah Juara Project Proposal Terbaik

Kemudian lokakarya mahasiswa yang diantaranya berisi perlombaan membuat project proposal yang kemudian dipilih 5 proposal terbaik yang akan dibiayai. Tak disangka Jawa Tengah pun menjadi salah satu dari projek proposal terbaik dengan mengangkat tema Fofud Game: media pembelajaran Fotonovela dalam memahami bahasa Inggris bagi anak autis.

Adapun kegiatan lainnya yang menjadikan pemuda semakin mengetahui keberagaman Bangsa Indonesia seperti malam Bhineka Tunggal Ika dan karnaval Daya Nusantara. Dalam kegiatan tersebut para pemuda diharapkan mampu untuk lebih mencintai bangsa Indonesia dengan keberagaman adat istiadat serta kebudayaannya.

Mahasiswa Fakultas Syariah Wakili Jawa Tengah Dalam Festival Pemuda Nasional 2019
Foto bersama delegasi dari Jawa Tengah dan DIY

“Festival pemuda ini merupakan ajang bagi para pemuda untuk lebih mengenal bangsa, mengenal perbedaan yang harus dijadikan sebagai modal kecintaan besar untuk Bangsa ini”, ujar Intan.

Lebih lanjut, “kegiatan ini pun mampu mempererat hubungan pemuda antar propinsi sehingga mengartikan bahwa kita semua Indonesia dan Kita Bersaudara terlepas dari perbedaan ras, suku, bahasa maupun Agama”, ucap Intan.

Diharapkan Festival pemuda kedepannya ini terus berlanjut sebagai ajang Nasional yang mampu menjaring bangsa Indonesia untuk lebih menghargai, mencintai keberagaman.

Mampu menjadikan Bangsa Indonesia terhindar dari perang antar suku ataupun ketidakselarasan lainnya yang memperlemah kesatuan Bangsa Indonesia. Diharapkan pemuda mampu menjadikan Indonesia lebih baik kedepannya mempererat persatuan dan kesatuan karena ditangan pemudalah Indonesia kedepannya. (Nur Intan Rahmania)


Bagikan

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *