Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Adakan Diskusi Pengenalan Ekonomi Islam

Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Adakan Diskusi Pengenalan Ekonomi Islam
Bagikan

FASYA– Selasa, (12/12/2019) mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah kelas 5E Fakultas Syariah IAIN Surakarta mengadakan diskusi seri ekonomi Islam dengan mengangkat tema ”Pengenalan Ekonomi Islam”. Bertempat di ruang FS.307 fakultas Syariah, acara ini diikuti oleh sekitar 30 mahasiswa dari berbagai jurusan.

Diskusi kali ini, mengundang Andi Cahyono, S.H.I., M.E.I yang juga merupakan salah satu dosen di Fakultas Syariah yang mumpuni dalam bidang Ekonomi Islam, dengan dimoderatori oleh Wildan Arif, Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah.

Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Adakan Diskusi Pengenalan Ekonomi Islam
 Wildan Arif dan Narasumber Andi Cahyono, S.H.I, M.E.I

“Diskusi diadakan karena keresahan mahasiswa HES yang sangat kurang pemahamannya mengenai ekonomi Islam, mengingat tuntutan mahasiswa HES yang harus mumpuni dibidang Ekonomi Islam baik teori maupun praktik”, ujar Wildan memulai acara.

“Berbicara ekonomi Islam maka tidak akan lepas dari Agama yang kita yakini yaitu Islam”, ujar Andi.
Munculnya ekonomi Islam karena dilandasi oleh kita orang yang beragama. Tujuan hidup manusia berpengaruh pada ekonomi, ada tiga tujuan hidup manusia. Pertama, meraih kemenangan dengan ibadah, kedua mencapai maslahah dengan ilmu dan ketiga beberapa problem dalam mencapai falah seperti tidak adilnya distribusi sumber daya, keterbatasan sumber daya manusia dan konflik antar tujuan hidup.

Lebih lanjut, Andi menjelaskan bahwa definisi ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia menggunakan sumber daya yang langka untuk memproduksi barang yang dibutuhkan.

Perilaku manusia itu sendiri dipengaruhi faktor gaya hidup, agama dan budaya dan itulah yang dipelajari dalam ekonomi. Ekonomi berputar pada tiga hal yaitu distribusi, konsumsi dan produksi.

Jika pada ekonomi konvensional need (kebutuhan) dan want (keinginan) itu tidak berbeda, lain halnya dalam ekonomi Islam antara need dan want ini adalah berbeda. Pokok permasalahan dalam ekonomi adalah adanya konflik antar berbagai tujuan hidup, ketidak merataan distribusi sumber daya dan keterbatasan manusia.

Ketidakmerataan distribusi sumber daya ini menimbulkan permasalahan ekonomi kelangkaan relatif dimana dalam ruang lingkup ekonomi islam ini ada konsumsi, produksi dan distribusi. Konsumsi pada berbagai komoditi, produksi yang padanya bagaimana komoditas ini dihasilkan agar dapat mewujudkan kemashlahatan dan distribusi bagaimana sumber daya yang didistribusikan ini mampu membawa maslahah.

Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Adakan Diskusi Pengenalan Ekonomi Islam
Antusiasme peserta mengikuti diskusi

Setelah pemaparan materi dibuka sesi diskusi tanya jawab. Salah satunya Alfi Fadhilah mahasiswa semester 5. Alfi menanyakan seputar masalah ekonomi yang disebabkan karena sumber daya alam yang terbatas, padahal dalam Al Qur’an surat Al Qamar ayat 49 dijelaskan bahwa Allah telah menciptakan segala sesuatu dalam ukuran yang setepat-tepatnya.

“Segala sesuatu diciptakan dengan ukuran yang tepat, namun juga cukup. Maka kembali lagi pada konsep kebutuhan dan keinginan. Jika manusia bisa memilah kebutuhan dan keinginan maka kata cukup itu akan tercapai, namun jika tidak maka munculah keserakahan dari manusia itu yang menyebabkan eksploitasi yang kuat kepada yang lemah”, ujar Andi menjawab.

Di akhir acara, Andi Cahyono,S.H.I., M.E.I. selaku pemateri sekaligus dosen Fakultas Syariah menuturkan harapannya agar diskusi seperti ini bisa diselenggarakan secara rutin dengan pembahasan Ekonomi Islam yang berkelanjutan, sebagai wadah untuk mahasiwa memperluas wawasan mengenai Ekonomi Islam. (Ayum Candra Sasmita-HES 5e)


Bagikan

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *