Pandemi Tak Menyurutkan Mahasiswa Untuk Bertholabul ‘Ilmi Melalui PPL di PA Pacitan

Pandemi Tak Menyurutkan Mahasiswa Untuk Bertholabul ‘Ilmi Melalui PPL di PA Pacitan
Bagikan

FASYA-Tholabul ‘ilmi faridhotun ‘alaa kulli muslimin wal muslimat minal mahdi ilal lahdi. Begitulah dalil setiap manusia untuk menimba ilmu. Dalil tersebut dapat dimaknai bahwa ilmu itu luas dan tak terbatas. Meskipun di tengah pandemi seperti ini, tak menyulutkan para pelajar untuk menuntut ilmu seperti yang dilakukan kampus IAIN Surakarta.

Senin, 24/08/2020 seorang mahasiswa bernama Imam Asrori prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah, IAIN Surakarta tengah melaksanakan kegiatan PPL Mandiri di Pengadilan Agama Pacitan. PPL itu sendiri merupakan kegiatan yang wajib ditempuh oleh mahasiswa, dan memiliki bobot 4 sks.

Pandemi Tak Menyurutkan Mahasiswa Untuk Bertholabul ‘Ilmi Melalui PPL di PA Pacitan

Pelaksanaan PPL tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana PPL tahun ini tidak ditentukan oleh pihak kampus, melainkan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menentukan sendiri lokasi yang akan digunakan PPL. Waktunya pun relatif singkat, yaitu sekitar satu bulan antara tanggal 24 Agustus sampai18 September 2020.

Dalam waktu sebulan tersebut, pada minggu pertama di ruang resepsionis, minggu kedua di ruang kepaniteraan, minggu ketiga di ruang kesekretariatan, dan pada minggu keempat diruang pelayanan dan posbakum.

Berjalan selama tiga minggu ini, telah banyak ilmu dan pengalaman yang didapat di Pengadilan Agama Pacitan. Pada minggu petama, mahasiswa banyak mempelajari tentang bagian resepsionis, di antaranya ialah menulis surat keluar dan surat masuk, surat tabayun, absensi pegawai dan lain sebagainya.

Pandemi Tak Menyurutkan Mahasiswa Untuk Bertholabul ‘Ilmi Melalui PPL di PA Pacitan

Pada minggu kedua, mahasiswa berada di ruang kepaiteraan. Di mana terdapat Panitera, Panitera Muda Hukum, Panitera Muda Permohonan, Panitera Muda Gugatan, Panitera Pengganti, dan lainnya yang berkaitan dengan berkas-berkas perkara.

Disitu mahasiswa diberi pengarahan tentang tugas seorang panitera dan jurusita. Selain itu, mahasiswa juga diajari urutan-urutan berkas sidang.

Pada minggu ketiga, mahasiswa ditempatkan di ruang kesekretariatan untuk mendalami ilmu di sana. Di ruang tersebut terdapat sekretaris, bendahara, kasubag umum dan lain sebagainya. Di sini mahasiswa belajar banyak hal tentang alur keuangan pengadilan. Selain itu kadang di waktu tertentu mahasiswa diberi materi oleh sekretaris tentang seluk beluk pengadilan Agama Pacitan.

Sukirman, S.H, selaku sekretaris Pengadilan Agama Pacitan dan juga merupakan Pembimbing Lapangan, “carilah ilmu sebanyak-banyaknya sesuai apa yang kamu butuhkan, ambil semuanya, karena mahasiswa harus kritis, aktif, dan inovatif,” tuturnya.

“Semoga apa yang didapat selama PPL di PA Pacitan ini, mendapat banyak manfaat dan kerberkahan,” tutup Asrori. (Imam Asrori/Ed.AFZ)


Bagikan

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *