Rapat Persiapan Kuliah: Fakultas Syariah Siapkan Kelas Bilingual

Rapat Persiapan Kuliah: Fakultas Syariah Siapkan Kelas Bilingual
Bagikan

FASYA-Rabu, (25/08/2021) Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan Rapat Persiapan Kuliah Semester Ganjil Tahun Ajaran 2021/2022 secara daring via Zoom Meeting dan secara luring di Aula Fakultas Syariah yang dihadiri secara terbatas.

Rapat ini dihadiri oleh para pengajar di Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta dan para tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Syariah.

Rapat Persiapan Kuliah: Fakultas Syariah Siapkan Kelas Bilingual

Dr. Ismail Yahya, M.A. Dekan Fakultas Syariah mengawali sambutannya dengan memperkenalkan lembaga struktural mulai dari dekan, wakil dekan hingga kaprodi serta lembaga non-struktural seperti Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Islam, Sistem Informasi Publikasi dan Humas, Pusat Karir, hingga pesantren mahasiswa.

Lebih lanjut, Ismail Yahya menyampaikan mengenai Akreditasi Program Studi (APS) yang terdiri dari 9 Standar Kriteria. “Dalam kesempatan ini, saya akan memfokuskan pada standar 6, yaitu mengenai Pendidikan.”

Rapat Persiapan Kuliah: Fakultas Syariah Siapkan Kelas Bilingual

Ismail Yahya juga menyinggung mengenai bagaimana unsur-unsur yang harus ada di dalam suatu pembelajaran. “Dalam proses pembelajaran memenuhi unsur interaktif-holistik-integratif-saintifik-kontekstual-tematik-efektif-kolaboratif dan berpusat pada mahasiswa.”

Ismail Yahya juga membahas pentingnya RPS (Rancangan Pembelajaran Semester) supaya mahasiswa tahu apa yang harus dicapai suatu matakuliah dalam satu semester. Pembelajaran juga harus berbasis riset dan yang tak kalah penting juga harus update.

Selain itu, tak lupa juga Ismail menyampaikan mengenai E-SMS (Strategic Management System). “E-SMS disusun untuk mencapai tahapan-tahapan siklus yang dilalui oleh suatu perguruan tinggi dengan menggunakan sistem modern.” Ada 4 milestone yang dituangkan, yakni tata kelola yang baik (Good University Governance(GUG)), peningkatan kinerja (University’s Performance Improvement (UPI)), daya saing (Competitive Advantage University (CAU)), dan reputasi (Globaly Recognized University (GRU)).

Secara teori keempat milestone tersebut harus tercapai satu-persatu sebelum melompat ke milestone selanjutnya. Ismail menegaskan mengenai peningkatan kinerja, yang dalam hal ini yakni dosen pengajar. Dosen dituntut untuk disiplin, baik disiplin waktu kuliah dan pemenuhan pertemuan kuliah.

Kompetisi dosen juga harus ditingkatkan pada aspek penguasaan materi, metode pembelajaran, penggunaan RPS dan media pembelajaran, serta meningkatnya jumlah publikasi dosen dalam penelitian. Ismail berpesan mulai semester ini untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing, bagi dosen serta mahasiswa dengan melaksanakan kelas berbasis bilingual terutama mata kuliah- mata kuliah non bahasa asing.

Sebagai penutup, “Marilah kita bersama-sama mensyukuri perubahan IAIN ke UIN ini dengan adanya perubahan yang lebih baik baik dalam tata kelola, mindset, profesionalitas untuk menuju ‘world class university’ sesuai dengan visi IAIN Surakarta,” tutup Ismail Yahya.

Rapat Persiapan Kuliah: Fakultas Syariah Siapkan Kelas Bilingual

Wakil Dekan I, Dr. Layyin Mahfiana, M.Hum. menyampaikan informasi terkait persiapan perkuliahan di semester ganjil ini. “Ada 3229 mahasiswa aktif di Fakultas Syariah termasuk di dalamnya ada 761 mahasiswa baru. Sesi rapat kemudian ditutup dengan sesi diskusi dari para peserta rapat. (afz/Ed.dw)


Bagikan

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *