Reaktualisasi Pendidikan Nilai Berbasis Kearifan Lokal (Studi Budaya Langgam Syahadat Kures padaTradisi Sekaten di Surakarta)

Reaktualisasi Pendidikan Nilai Berbasis Kearifan Lokal (Studi Budaya Langgam Syahadat Kures padaTradisi Sekaten di Surakarta)
Bagikan

Berikut adalah artikel berjudul “Reaktualisasi Pendidikan Nilai Berbasis Kearifan Lokal (Studi Budaya Langgam Syahadat Kures pada Tradisi Sekaten di Surakarta)”, karya Lila Pangestu Hadiningrum, Dosen Fakultas Syariah IAIN Surakarta.

Reaktualisasi Pendidikan Nilai Berbasis Kearifan Lokal (Studi Budaya Langgam Syahadat Kures padaTradisi Sekaten di Surakarta)
Jurnal SMART, Vol. 4, No. 2 (2018).

Artikel hasil penelitian mandiri ini membahas nilai-nilai yang terkandung dalam Syahadat Kures dalam tradisi Sekaten di Surakarta. Menurut penulis, terdapat nilai-nilai religi dalam Syahadat Kures. Di antaranya: mengajak masyarakat ber-syahadatain, mengenal Allah dan Nabi Muhammad Saw. dan mengajak berselawat.

Selain nilai-nilai religi, Syahadat Kures juga memuat nilai-nilai sosial berupa gotong royong dan kerukunan serta nilai psikologis yakni mengenal fitrah dan kodrat sebagai manusia.

Pendidikan nilai berbasis budaya dan kearifan lokal ini penting untuk mewujudkan manusia yang berkualitas di era kontemporer yang ditandai oleh alienasi budaya, memudarnya kebinekaan, dan maraknya ujaran kebencian.

Lebih jauh artikel dapat diakses melalui:

https://blasemarang.kemenag.go.id/journal/index.php/smart/article/view/652

Selamat membaca.


Bagikan

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *