Tanamkan Target Selama Kuliah, Ini Kunci Sukses Noval Arahman Raih Wisudawan Terbaik di Prodi HES

Tanamkan Target Selama Kuliah, Ini Kunci Sukses Noval Arahman Raih Wisudawan Terbaik di Prodi HES
Bagikan

FASYA-Rabu (10/03/2021), Muhamad Noval Arahman terpilih menjadi wisudawan tebaik pada Program Studi Hukum Ekonomi Syariah. Ia lulus dengan predikat Cumlaude dengan IPK 3.71.

Tanamkan Target Selama Kuliah, Ini Kunci Sukses Noval Arahman Raih Wisudawan Terbaik di Prodi HES

Mahasiswa yang akrab disapa dengan Noval ini, berasal dari Desa Dukuhbangsa, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. Background Pendidikan Noval sebelumnya adalah Pondok Pesantren Al Hikmah 1 Benda – Brebes.

Kepada tim redaksi, Ia menceritakan pengalamannya selama kuliah di Fakultas Syariah hingga berhasil wisuda dan meraih predikat Cumlaude serta terbaik di Prodi Hukum Ekonomi Syariah pada wisuda ke-46 IAIN Surakarta.

“Selama masa perkuliahan saya menjalaninya dengan sebaik-baiknya, selain itu saya juga aktif di Organisasi dan juga menjadi karyawan di suatu perusahaan percetakan selama 3 tahun,” tuturnya.

 

Noval juga menceritakan tentang target selama kuliah di Fakultas Syariah IAIN Surakarta.

“Saya memulai perkuliahan dengan penuh target, apalagi kajian mu’amalah yang telah saya pelajari sebelumnya di Pesantren membuat saya termotivasi untuk selalu mengikuti perkuliahan dengan baik,” terangnya.

Selian diperkuliahan, Noval juga aktif di Organisasi UKK KSR PMI Unit IAIN Surakarta, memulai sebagai anggota Angkatan 3 KSR PMI Unit IAIN Surakarta pada tahun 2016 hingga menjabat sebagai Wakil Komandan KSR PMI Unit IAIN Surakarta pada tahun 2018.

Tanamkan Target Selama Kuliah, Ini Kunci Sukses Noval Arahman Raih Wisudawan Terbaik di Prodi HES

Aktif di perkuliahan dan totalitas dalam berorganisasi berbuah manis dalam dunia akademik, Noval mendapatkan beasiswa Bank Indonesia pada tahun 2018 dan beasiswa Peningkatan Prestasi pada tahun 2019.

Selain aktif di akademis dan organisasi, Ia juga memiliki hobi desain grafis yang dipelajarinya secara otodidak selama masih di Pesantren, sehingga pada tahun 2017 Ia menyalurkan hobinya tersebut untuk melamar pekerjaan di suatu perusahaan percetakan di Solo.

“Awalnya melaksanakan kegiatan akademik, organisasi dan juga dibarengi bekerja terasa begitu berat, namun semakin lama semakin terbiasa hingga pada akhirnya saya menandatangani kontrak professional sebagai Desainer Grafis selama beberapa tahun,” ungkap Noval.

Selama kuliah Ia juga aktif mengikuti perlombaan Desain dan Bisnis Plan karena minatnya di bidang kewirausahaan dan desain grafis yang tinggi juga didukung oleh materi-materi Ekonomi Syariah dan Kewirausahaan Islami selama di IAIN Surakarta, hingga akhirnya pada tahun 2019 Ia mendapatkan penghargaan sebagai Juara II Lomba Poster Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh LPM Pandawa IAIN Surakarta.

Tanamkan Target Selama Kuliah, Ini Kunci Sukses Noval Arahman Raih Wisudawan Terbaik di Prodi HES

Setelah mendapatkan banyak pengalaman organisasi dan pekerjaan, akhirnya pada awal tahun 2020, Ia memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya dan memulai merintis bisnis sendiri yang bergerak di bidang Merchandise Design Grafis yang Ia beri nama “Mendadak Ndesain” yang sudah berjalan dan sudah memiliki 2 karyawan.

Tentang skripsinya, Noval mengambil skripsi yang berkaitan dengan Fikih Agraria yakni Ikhya’ul Mawat yang dibimbing oleh Bapak Andi Cahyono, S.H.I., M.E.I.

Skripsi tersebut Ia ambil atas dasar ingin mempelajari kajian fikih muamalah yang jarang diteliti oleh mahasiswa lain yakni kajian fikih pertanahan dan juga sebagai acuan untuk melanjutkan S2 di jurusan kenotariatan.

Mengerjakan skripsi di masa pandemi dibarengi dengan merintis usaha bukanlah suatu hal yang mudah, selain harus mengatur waktu dengan baik juga harus menjaga kondisi kesehatan ditambah adanya pembatasan kegiatan di kampus yang membuatnya harus lebih kreatif dalam mengambil sumber data skripsi.

Pencapaian sebagai wisudawan terbaik tingkat program studi tak lepas dari bimbingan, doa dan dukungan dari keluarga, teman-teman, dosen-dosen dan seluruh civitas akademika di IAIN Surakarta.

“Di balik segala pencapaian saya tersebut, tentunya saya sering memiliki banyak halangan dan kegagalan dan saya anggap sebagai bagian dari proses hidup saya. Yang terpenting dalam proses kehidupan adalah kita harus memiliki target dan impian, tapi jangan jadikan impianmu sebagai target dan jangan jadikan targetmu sebagai impian,” pungkasnya. (Noval/ Ed. dw)

 

 

 


Bagikan

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *